Tag Archive | DAUN SEMBUNG

SEMBUNG

SEMBUNG

POHON SEMBUNG

 

(blumea balsamifera (L.) less, baccharisnsalvia lour, conyxa balsamifera L.)

Famili: compositae/astraceae)

 

a. nama

1) nama daerah

Sembug uttan, se,bumg luwuk, sembung legi, sembung lelet, sembung langu, sembung gantung, sembung gula (jawa); kamandin (madura); sembung (bali); capo (minangkabau); afoat (timor); ampampau ampompase, capo (bugis); madikapu (ternate)

 

b. morfologi

sembung merupakan umbuhan berbatang perdu dan tegak, hidup menahu. Tinggi tumbuhan ini mencapai 4 m. kulit batang muda berbulu halusndan warna hijau. Daun bundar telur sampai lonjong, warna hiju, bulu halus seperti bludru, dan letaknya berselang-seling. Daun pada cabang atas duduk tak bertangkai. Daun cabang berukuran kecil dengan panjgan 8 cm-40 cm dan lebar 2 cm-20 cm. bagian pangkal dan ujung daun meruncing sedangkan bagian pinggir daun bergigi. Pada tangkai terdapat 2-3 anak daun berukuran kecil. Rasa daun hangat, sedikit pedas dan pahit serta beraroma harum. Bunga berkelompok dalam malai dan tumbuhan dari ujung cabang. Kelopak bunga warna hijau, berbentuk piala sedangkan mahkota warna kuning. Buah dan biji sembung ukuranya kecil, agak melengkung. Buah muda warna hijau sedangkan buah yang matang agak coklat. Tumbuhan ini berkembang biak dengan biji.

 

c. lingkungan tumbuh

sembung tumbuh liar pada tanah berpasir dan agal lembap serta di tempat terbuka atau agak terlindung seperti seperti di pinggir hutan, semak belukar, sepanjang aliran sungai, dan areal perkebunan. Tumbuhan dari dataran rendah sampai ketinggian 2.200 m dpl. Tumbuhan ini merupakan gulma pada tanaman tahunan.

 

d. kandungan kimia

sembung mengandung minak asiri yang komponnya terdiri dari borneol, sineol, limonene, dn di-metil eter khoroasetofenon.

 

e. kegunaan

tumbuhan ini berkhasiat untuk mengobati penyakit rematik, pembulu darah menyempit, haid tidak teratur, nyeri haid, diare, dan tidak nafsu makan.

 

f. ramuan

1) rematik

Daun sembung kering 10-15 g atau daun segar 20-30 g direbus dengan 6 gelas air hingga menjadi 3 gelas. Air rebuan diminum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

 

2) diare

Daun sembung segar 1 genggam dicuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga menjafi separuhnya. Air rebusan ditambah madu secukupnya, lalu diminum 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

 

3. penyempitan pembulu darah jantung

Daun sembung segar ½ genggam dicuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas. Air rebusan ditambah madu secukupnya, lalu diminum 3 kali sehari masing-masing ¾ gelas.

 

4. haid tidak teratur dan tidak nafsu makan

Daun sembung segar ¾ genggam dicuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas. Air rebusan ditambah madu secukupnya, lalu diminum 3 kali sehari.

 

5. nyeri haid

Daun sembung segar 5-7 lembar dan beberapa biji kedawung disangarai, lalu di tumbuk halus. Setelah itu, ramuan direbus dengan 2 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah itu, ramuan direbus dengan 2 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah dingin, air rebusan diminum 1 kali sehari pada pagi hari dan malam hari masing-maing 1 gelas